Untuk Apa Menikah

Judul: Untuk Apa Menikah
Penulis: Rani Anggraeni Dewi
Tahun Terbit: 1 Februari 2021
Genre: Non-fiksi, Self-Help, Pernikahan

Sinopsis

Lembaga pernikahan telah menjadi hal yang akrab sejak kita kecil. Mulai dari pengenalan oleh orang tua tentang konsep pernikahan, menghadiri acara pernikahan teman atau kerabat, hingga akhirnya kita sendiri memutuskan untuk melangkah ke dalam kehidupan pernikahan. Setiap individu memiliki pandangan sendiri tentang pernikahan ini. Namun, apakah kita benar-benar siap untuk menikah? Apa yang perlu kita ketahui tentang pernikahan?

Review

Buku “Untuk Apa Menikah” karya Rani Anggraeni Dewi memiliki halaman yang relatif pendek, namun isinya memiliki nilai yang penting untuk disebarkan. Buku ini tidak hanya relevan untuk pasangan di era sekarang yang lebih terbuka terhadap konsep dan pandangan baru, tetapi juga sangat penting bagi generasi X yang masih terikat oleh nilai dan pengaruh lingkungan, seperti patriarki, yang seringkali menghambat proses komunikasi yang terbuka dan sadar.

Saya menyambut baik isi buku ini yang mengajak kita untuk menyadari bahwa mungkin kita belum sepenuhnya siap untuk mencapai apa yang kita inginkan, dan perlu belajar lebih banyak dan memahami diri kita sendiri untuk mencapai tujuan tersebut. Saya merekomendasikan buku ini terutama bagi pasangan yang sedang mempertimbangkan untuk membawa hubungan mereka ke tahap pernikahan selanjutnya. Melalui buku ini, pandangan saya tentang pernikahan menjadi lebih terbuka, dan saya menyadari bahwa sebelum memahami orang lain, kita harus memahami diri sendiri terlebih dahulu. Pernikahan merupakan kerja keras tanpa akhir yang sangat berharga, dengan setiap air mata dan keringat yang kita curahkan.

Namun, ada satu kekurangan buku ini, yaitu harga yang relatif mahal untuk ukuran buku yang tipis. Bagi yang sudah menikah, topik tentang imago dan pernikahan sadar menjadi yang melekat di kepala saya. Dalam 130 halaman, buku ini memuat beragam konten yang dapat menjadi bahan renungan bagi para jomblo maupun pasangan suami istri.

Buku ini membahas tentang tantangan dalam berumah tangga, bagaimana mengomunikasikan kasih sayang, membangun pernikahan yang langgeng, dan nilai-nilai kebersamaan dalam pernikahan. Selain itu, buku ini juga memperkenalkan sesuatu yang baru, yaitu konseling pernikahan, yang dianggap penting dan perlu dinormalisasi.

Bagi saya yang belum lama merasa perlu membaca tentang topik pacaran, pernikahan, dan sejenisnya, buku ini membuka persepsi baru. Buku ini membahas pola komunikasi, hubungan intim yang tidak hanya berkaitan dengan adegan ranjang, pengaturan emosi, penyelesaian konflik, dan kemungkinan bertemu konselor pernikahan jika diperlukan. Buku ini sangat cocok untuk mereka yang ingin menikah atau yang masih awam tentang apa yang sebenarnya perlu dipersiapkan dalam berumah tangga, selain masalah keuangan.

Buku ini menekankan pentingnya belajar cara berkomunikasi dan mengenal pasangan dengan lebih baik. Pernikahan bukanlah institusi ajaib di mana semuanya akan berjalan dengan sendirinya. Buku ini ditulis oleh Ibu Rani Anggreni Dewi, seorang konsultan pranikah dan terapis hubungan pasangan, yang memberikan nasihat dan filosofi pernikahan yang sadar.

Mengapa menikah? Buku ini menawarkan pemahaman bahwa keinginan untuk menikah dan mengubah status menjadi seorang istri atau suami harus dilakukan secara sadar dan bertanggung jawab. Buku ini cocok untuk mereka yang mempersiapkan diri sebelum menikah, namun tetap memberikan pengingat yang sangat baik bagi mereka yang sudah menikah. Bagaimana dengan Anda? Apakah Anda merasa terlambat untuk membaca buku ini, mengingat Anda akan merayakan ulang tahun pernikahan ke-2? Apakah Anda benar-benar memahami diri sendiri dan bersedia menerima, bertoleransi, dan berkompromi dengan pasangan sampai akhir hidup?

Leave a comment

Name *
Add a display name
Email *
Your email address will not be published