The Giving Tree

Please wait while flipbook is loading. For more related info, FAQs and issues please refer to DearFlip WordPress Flipbook Plugin Help documentation.

Judul : The Giving Tree
Penulis: Shel Silverstein
Tahun Terbit: 1 Januari 1964
Genre: Anak-anak, Fiksi, Buku Bergambar

Sinopsis

“The Giving Tree” adalah sebuah kisah yang penuh kasih tentang sebatang pohon yang mencintai seorang anak laki-laki. Ditulis dengan indah oleh Shel Silverstein, buku ini juga diilustrasikan oleh penulis yang berbakat. Setiap hari, anak laki-laki tersebut mengunjungi pohon tersebut untuk memakan apelnya, berayun dari dahan, atau bermain dengan batangnya, dan pohon itu merasa bahagia.

Silverstein menciptakan perumpamaan yang menarik bagi pembaca dari segala usia, memberikan interpretasi berbeda tentang arti memberi dan menerima, serta pentingnya kasih sayang tanpa mengharapkan imbalan.

Review

“The Giving Tree” adalah salah satu buku yang sangat berkesan bagi banyak orang saat masa kanak-kanak. Buku ini telah menyentuh hati banyak pembaca dengan pesan yang mendalam.

Cerita ini menggambarkan bagaimana hubungan antara pohon dan anak laki-laki berkembang seiring berjalannya waktu. Anak laki-laki yang semula ceria dan penuh rasa ingin tahu tentang dunia, kemudian tumbuh menjadi remaja yang lebih mementingkan kebutuhannya sendiri. Perubahan ini membuat kita merasa empati terhadap pohon yang selalu memberi tanpa pamrih.

Buku ini memberikan pesan yang kuat tentang cinta tanpa syarat, keikhlasan, dan pengorbanan. Pohon tersebut selalu siap membantu anak laki-laki, bahkan ketika dirinya sendiri menyusut menjadi tunggul. Ini mengingatkan kita pada hubungan orang tua dengan anak-anak mereka, di mana kasih sayang dan perhatian tanpa batas selalu diberikan.

Tetapi ada beberapa aspek cerita ini yang bisa membuat kita merasa agak terganggu. Misalnya, saat anak laki-laki tersebut datang untuk terakhir kalinya dan meminta tempat duduk, kita merasa sedih dan kecewa atas sifat egoisnya. Tetapi seiring berjalannya waktu, kita menyadari bahwa mungkin Silverstein bermaksud untuk menggambarkan berbagai sifat manusia melalui karakter anak laki-laki tersebut.

Bagian lain yang menarik perhatian saya adalah bagaimana pohon itu tetap memanggil anak laki-laki itu dengan sebutan “Anak Laki-Laki” sepanjang cerita. Hal ini menyoroti hubungan istimewa yang telah terjalin antara mereka sejak masa kecil anak laki-laki itu.

Namun, saya berpikir bahwa buku ini juga dapat memicu perasaan bersalah bagi beberapa pembaca. Terkadang, anak laki-laki tersebut tampak terlalu menerima pemberian tanpa memberikan balasan apapun. Hal ini mungkin membuat beberapa orang berpikir tentang bagaimana mereka memperlakukan orang-orang yang selalu memberi kepada mereka tanpa pamrih.

Secara keseluruhan, “The Giving Tree” adalah buku yang mengajarkan banyak pelajaran berharga tentang cinta, pengorbanan, dan makna sejati dari memberi tanpa mengharapkan imbalan. Terlepas dari beberapa aspek yang dapat memicu perdebatan, pesan yang disampaikan oleh buku ini tetap berharga dan menggugah perasaan bagi pembacanya.

Saya merekomendasikan buku ini kepada orang tua dan anak-anak karena buku ini dapat menjadi sumber pembelajaran dan refleksi tentang pentingnya saling mengasihi dan menghargai dalam hubungan manusia. Baca buku “The Giving Tree” karya Shel Silverstein dalam format ebook atau PDF secara online dan gratis hanya di FilspektiF. Bacaan ini akan menghadirkan momen indah dan menyentuh hati bagi setiap pembaca yang membuka halaman “The Giving Tree.

Leave a comment

Name *
Add a display name
Email *
Your email address will not be published