Kitab Firasat: Ilmu Membaca Sifat dan Karakter Orang dari Bentuk Tubuhnya

Please wait while flipbook is loading. For more related info, FAQs and issues please refer to DearFlip WordPress Flipbook Plugin Help documentation.

Judul: Kitab Firasat: Ilmu Membaca Sifat dan Karakter Orang dari Bentuk Tubuhnya
Penulis: Imam Fakhruddin ar-Razi
Tahun Terbit: 1 Januari 2015
Genre: Psikologi

Sinopsis

Buku ini adalah karya monumental Imam Fakhruddin ar-Razi (1150-1210 M) yang tidak hanya dikenal sebagai ulama Islam yang mahir dalam ilmu-ilmu tafsir, fiqh, ushul fiqh, dan teologi, tetapi juga sebagai seorang ahli dalam berbagai bidang ilmu, termasuk filsafat, logika, matematika, fisika, kedokteran, dan fisiognomi.

Fisiognomi adalah ilmu membaca sifat dan karakter seseorang berdasarkan bentuk fisik mereka, terutama wajah. Imam Fakhruddin ar-Razi telah mengenalkan ilmu ini kepada dunia jauh sebelum ilmuwan modern seperti Michael Scot (1175-1232 M), Gerolamo Cardano (1501-1576 M), dan Giambattista Della Porta (1535-1615 M) menulis tentang fisiognomi. Di dalam bukunya yang berjudul “Petunjuk dari Dahi” (Dala`il al-Jabhah), ar-Razi membahas bagaimana karakter dan nasib seseorang dapat tercermin melalui bentuk, garis, dan tanda di kening mereka. Buku ini juga mengandung banyak informasi ilmiah yang masih relevan, yang telah dikutip oleh ilmuwan modern.

Memahami ilmu Firasat, atau ilmu membaca sifat dari penampilan fisik seseorang, dapat memberikan banyak manfaat dalam berinteraksi dengan orang lain dalam kehidupan sehari-hari. Buku ini dianggap oleh banyak orang sebagai karya yang istimewa dalam bidang fisiognomi.

Review

“Kitab Firasat” adalah sebuah buku yang mengupas ilmu Fisiognomi melalui pandangan para ulama klasik, khususnya Imam Fakhruddin ar-Razi. Buku ini memberikan perspektif yang berbeda tentang ilmu ini, yang pada masa kini mungkin terlihat kurang relevan. Namun, melalui pembacaan buku ini, kita dapat memahami pendapat para ulama terdahulu tentang topik ini dan melihat bagaimana ilmu ini berkembang pada masa setelahnya.

Salah satu aspek positif buku ini adalah menggambarkan warisan ilmiah para ulama Islam. Meskipun ilmu Fisiognomi mungkin tidak lagi menjadi fokus utama dalam ilmu pengetahuan saat ini, kita masih dapat menghargai kontribusi mereka dalam memahami sifat dan karakter manusia melalui penampilan fisik.

Buku ini juga mengajak pembaca untuk lebih memahami dan mengeksplorasi ilmu Firasat. Meskipun beberapa informasi mungkin tidak relevan dalam konteks modern, buku ini dapat dianggap sebagai fondasi awal untuk memahami konsep Fisiognomi.

Namun, buku ini memiliki beberapa kelemahan, seperti kata “bodoh” yang muncul beberapa kali dalam teks, yang mungkin dapat mengganggu beberapa pembaca. Selain itu, beberapa bagian dari buku ini dapat terasa membingungkan atau sulit dicerna.

Secara keseluruhan, “Kitab Firasat” adalah bacaan yang menarik bagi mereka yang tertarik untuk memahami pandangan para ulama klasik tentang Fisiognomi. Meskipun tidak selalu relevan dalam konteks modern, buku ini memberikan wawasan tentang sejarah dan perkembangan ilmu ini. Untuk membaca “Kitab Firasat: Ilmu Membaca Sifat dan Karakter Orang dari Bentuk Tubuhnya” dalam format ebook atau PDF secara online dan gratis, kunjungi FilspektiF untuk mendapatkan pemahaman yang lebih dalam tentang ilmu Fisiognomi.

Leave a comment

Name *
Add a display name
Email *
Your email address will not be published