Iblis Menggugat Tuhan – The Madness of God & The Men Who Have The Elephant

Please wait while flipbook is loading. For more related info, FAQs and issues please refer to DearFlip WordPress Flipbook Plugin Help documentation.

Judul: Iblis Menggugat Tuhan – The Madness of God & The Men Who Have The Elephant
Penulis: Da’ud ibn Tamam ibn Ibrahim al-Shawni
Tahun Terbit: 1 Januari 2005
Genre: Agama, Islam, Novel

Sinopsis

Buku ini menghadirkan sebuah dialog yang memprovokasi antara setan (Iblis) dan seorang pendeta bernama Buhairo. Setan, yang telah menyembah Tuhan selama 700 ribu tahun, merasa bingung dan merasa Tuhan telah melakukan kesalahan yang mengakibatkan banyak penderitaan di dunia. Dia mempertanyakan kebijaksanaan Tuhan dan mengungkapkan kekecewaannya terhadap kondisi dunia yang penuh penderitaan.

Setan mengajukan pertanyaan yang sulit tentang konsep kebebasan berkehendak dan keadilan Tuhan. Dia menyoroti paradoks bahwa jika Tuhan adalah mahakuasa dan segala sesuatu terjadi sesuai dengan kehendak-Nya, maka bagaimana mungkin makhluk bisa disalahkan atas perbuatan jahat mereka? Dialog ini membawa pembaca dalam perjalanan menuju pemahaman tentang keesaan, kemahakuasaan, dan keadilan Tuhan.

Novel ini, meskipun memiliki judul provokatif, merupakan upaya penulis untuk mendamaikan keyakinan agamanya dengan kecerdasannya. Buku ini menghadirkan pemikiran yang tidak konvensional, gaya bahasa yang menarik, dan memaksa pembaca untuk merenungkan konsep-konsep agama dan keadilan.

Review

Buku ini memang merupakan karya yang cukup provokatif, dan bagi mereka yang belum memahami sepenuhnya konteksnya, mungkin akan terkesan menantang. Namun, itulah daya tarik dari buku ini. Ia mengajak pembaca untuk berpikir lebih dalam tentang keyakinan mereka dan menggali konsep-konsep agama dengan cara yang tidak konvensional.

Dialog antara Shiraaj dan Abrahah yang disebutkan dalam buku ini adalah salah satu momen terbaik dalam kisah ini. Ini menunjukkan betapa pentingnya berdiskusi dan merenungkan pandangan-pandangan yang berbeda. Buku ini mengajarkan bahwa pengetahuan yang tidak diikuti oleh tindakan adalah sia-sia, dan pemahaman harus diterjemahkan ke dalam praktek.

Saya juga setuju bahwa buku ini mengandung banyak makna mendalam yang bisa ditemukan dalam setiap kalimat atau dialognya. Ini adalah buku yang perlu dibaca lebih dari sekali untuk benar-benar memahami pesan-pesannya.

Buku ini menyajikan berbagai cerita manusia yang berusaha memahami Tuhan dan keberadaannya, serta perdebatan tentang konsep keesaan Tuhan. Ini mengajak pembaca untuk merenungkan dan mendalami keyakinan mereka.

Namun, perlu diingat bahwa buku ini adalah karya sastra yang tidak konvensional dan berbeda dari penafsiran agama tradisional. Ia menghadirkan cara berpikir yang unik dan cerdas. Jika Anda mencari bacaan yang menantang untuk meningkatkan pemahaman Anda tentang agama dan filsafat, buku ini layak dibaca.

Terakhir, pesan bahwa keimanan tanpa pernah mengalami keraguan adalah berarti, dan buku ini dapat membantu pembaca menjalani refleksi mendalam tentang keyakinan mereka. Bagi mereka yang serius ingin meningkatkan pemahaman mereka tentang agama, buku ini adalah pilihan yang baik.

Anda dapat membaca “Iblis Menggugat Tuhan – The Madness of God & The Men Who Have The Elephant” karya Da’ud ibn Tamam ibn Ibrahim al-Shawni dalam format ebook atau PDF secara online dan gratis hanya di FilspektiF.

Leave a comment

Name *
Add a display name
Email *
Your email address will not be published