Educated (Terdidik)

Please wait while flipbook is loading. For more related info, FAQs and issues please refer to DearFlip WordPress Flipbook Plugin Help documentation.

Judul: Educated (Terdidik)
Penulis: Tara Westover
Tahun Terbit: 20 Februari 2018
Genre: Non-fiksi, Memoar, Biografi

Sinopsis

Tara Westover mengisahkan kisah hidupnya dalam memoar berjudul “Educated.” Dia membuka cerita dengan latar belakang di pegunungan Idaho, tempat dia tumbuh dalam keluarga yang hidup dalam ketidakberdayaan dan ketertutupan. Pendidikan formalnya tidak ada, dan semua luka dan gangguan kesehatan ditangani dengan pengobatan herbal dan ramuan keluarga.

Ketika Tara berusia 17 tahun, dia pertama kali merasakan bangku sekolah ketika masuk ke dalam ruang kelas. Perjuangan mencari identitas diri dimulainya dengan belajar sendiri matematika dan tata bahasa, dan dia berhasil diterima di Universitas Brigham Young. Di sini, ia dihadapkan pada peristiwa penting dalam sejarah dunia, seperti Holocaust dan gerakan hak sipil, yang mengubah pandangan hidupnya secara drastis.

“Educated” bukan sekadar tentang perjuangan mendapatkan pendidikan formal, tetapi juga menyajikan kisah keluarga yang kompleks dan gejolak emosional yang datang dengan upaya melepaskan diri dari ikatan keluarga yang kuat. Dengan kecerdasan dan intuisi, Tara Westover berhasil mengeksplorasi inti makna pendidikan dan bagaimana hal itu dapat membentuk perspektif baru seseorang terhadap kehidupan dan aspirasi untuk berubah.

Review

Memoar “Educated” menghadirkan pencerahan kepada saya tentang isu-isu kritis yang dihadapi keluarga yang hidup dalam kemiskinan, buta huruf, dogma agama yang ekstrem, kekerasan keluarga, dan masalah kesehatan mental yang serius dan tidak terdiagnosis. Sebelum membaca buku ini, saya mengira ini hanya tentang perjuangan seorang gadis untuk meraih pendidikan dan berhasil mencapainya. Namun, buku ini jauh lebih dari itu.

Buku ini menghadirkan momen mengerikan yang tak terlupakan karena menggambarkan peristiwa kelam yang sangat menakutkan dan tragis. Saya merasa terpaku sejak membaca sampul belakangnya. Pengalaman ketidakberdayaan yang dialami oleh penulis terasa begitu menyayat hati, terombang-ambing antara memutuskan untuk membebaskan diri dari ikatan keluarga atau terus terjebak di bawah kontrol mereka karena rasa cinta dan kewajiban keluarga.

Terlepas dari itu, saya merasa kesulitan untuk memberikan ulasan ini karena buku ini telah mendapatkan pengakuan dari sumber-sumber terpercaya seperti Obama, Oprah, Ulasan Buku New York Times, dan Goodreads Choice Awards. Jika mereka semua merekomendasikan untuk membaca kisah ini, maka apa yang bisa saya tambahkan? Mungkin ulasan saya tidak akan seberpengaruh itu.

Tentu saja, cerita ini sudah cukup terkenal. Di sini, kita menyaksikan keluarga yang besar (walaupun terkadang ambigu mengenai jumlah anggota keluarga) yang hidup dalam disfungsi yang ekstrem. Kehidupan mereka tampak seperti perpaduan “Pembantaian Texas Chainsaw” dan “Bukit Berlapis Mata” di sisi kelamnya, sementara “Winter’s Bone” tampak relevan di sisi lain. Saya mencoba untuk tidak meragukan pengalaman hidup Tara Westover, tetapi saya merasa perlu untuk mempertanyakan keakuratannya dalam beberapa bagian, khususnya mengenai peristiwa yang mengerikan dan tragis. Saya mengerti bahwa ingatan seseorang bisa selektif, terutama ketika dipengaruhi oleh trauma masa lalu.

Tara tumbuh dalam keluarga yang dikuasai oleh ayah yang fanatik agama, yang hidup dalam keterasingan total dari dunia luar. Mereka menghindari segala bentuk interaksi dengan pemerintah, bahkan memungkinkan gangguan medis serius tanpa pengobatan yang tepat. Pendekatan homeschooling mereka juga sangat kurang memadai karena pekerjaan di tempat barang rongsokan ayahnya mengambil alih waktu berharga yang seharusnya untuk belajar.

Ayah dan salah satu saudaranya yang kasar menambahkan lapisan kesulitan dan trauma pada kehidupan Tara. Tetapi, melalui keberanian dan tekadnya, dia akhirnya mampu berdiri di atas bayang-bayang mereka, meskipun terkoyak antara tanggung jawab, cinta, dan kesetiaan kepada keluarganya serta keinginannya untuk menjadi dirinya sendiri.

Secara keseluruhan, “Educated” adalah kisah yang menginspirasi dan menyentuh hati. Ini mengajarkan kita tentang pentingnya pendidikan dan bagaimana pandangan kita terhadap dunia dapat berubah secara fundamental melalui proses belajar. Tara Westover berhasil menghadirkan cerita yang kuat dan penuh makna, mengajarkan kita tentang keajaiban dan kekuatan manusia untuk bangkit dari kesulitan dan menggapai potensi penuhnya. Anda dapat membaca buku “Educated” karya Tara Westover secara online dan gratis bersama dengan resensinya hanya di FilspektiF.

Leave a comment

Name *
Add a display name
Email *
Your email address will not be published