Dilan: Dia Adalah Dilanku Tahun 1990

Please wait while flipbook is loading. For more related info, FAQs and issues please refer to DearFlip WordPress Flipbook Plugin Help documentation.

Judul: Dilan: Dia Adalah Dilanku Tahun 1990
Penulis: Pidi Baiq
Tahun Terbit: 1 April 2014
Genre: Percintaan, Novel, Fiksi

Sinopsis

“Dilan: Dia Adalah Dilanku Tahun 1990” adalah sebuah novel percintaan yang ditulis oleh Pidi Baiq dan diterbitkan pada tanggal 1 April 2014. Cerita ini menghadirkan kisah cinta masa SMA yang penuh kenangan manis, diwarnai dengan kelucuan, kesederhanaan, dan nostalgia tahun 1990.

Review

Novel ini menggambarkan kisah cinta antara Dilan dan Milea. Dilan, seorang remaja pemberani dan romantis, sering terlibat dalam pertengkaran dan petualangan bersama geng motornya. Namun, di balik sifatnya yang keras, Dilan adalah seorang pecinta buku, penyair, dan seniman yang kerap mengirimkan karya-karyanya ke surat kabar lokal.

Milea, seorang gadis cantik, awalnya merasa kesal dengan sikap Dilan yang terlalu sering berbicara atau tertawa dengan kelucuan yang kadang mengganggu. Namun, perlahan-lahan, perasaan Milea terhadap Dilan mulai berubah ketika ia menyaksikan sisi romantis dan perhatian sejati Dilan. “Milea, kamu cantik, tapi aku belum mencintaimu,” begitu sederhana namun tulus Dilan mengungkapkan perasaannya.

Cerita ini membawa kita pada perjalanan masa SMA yang penuh dengan kenangan indah. Kehangatan momen saat berjalan pulang sekolah, gelisah menunggu telepon di malam hari, hingga tatapan curiga dari orangtua saat menerima panggilan. Semua detil tersebut menghadirkan nuansa nostalgia bagi pembaca, terutama bagi mereka yang pernah mengalami cinta remaja di era tahun 1990-an.

Gaya bahasa penulis, Pidi Baiq, memang memiliki ciri khasnya sendiri. Meskipun beberapa pembaca mungkin terkejut dengan gaya bahasanya yang santai dan tidak konvensional, hal tersebut berhasil menciptakan karakterisasi yang kuat bagi tokoh-tokoh dalam cerita. Namun, bagi beberapa pembaca, lelucon dan gaya bahasa ini mungkin terasa kurang menyentuh hati dan berlebihan.

Cerita ini juga mengangkat aspek kebersamaan antar teman-teman dalam geng motor Dilan, dan bagaimana Milea secara perlahan merangkul keberadaan Dilan dalam hidupnya. Meskipun mereka memiliki perbedaan, cinta sejati tidak selalu berbicara lewat kata-kata, melainkan juga terpancar dari sikap dan tindakan seseorang.

Bagi beberapa pembaca, plot yang sederhana dan gaya bahasa yang cenderung humoris mungkin merupakan daya tarik tersendiri dari novel ini. Namun, ada juga yang merasa bahwa keberagaman gaya bahasa tersebut mengganggu alur cerita dan mengurangi kesan mendalam dari kisah cinta Dilan dan Milea.

“Dilan: Dia Adalah Dilanku Tahun 1990” adalah sebuah novel yang menarik bagi mereka yang menginginkan cerita percintaan yang ringan dan penuh kenangan masa SMA. Meskipun terdapat pro dan kontra mengenai gaya bahasanya, tetapi tidak dapat dipungkiri bahwa novel ini telah berhasil mencuri hati banyak pembaca dengan kisah cinta yang mengharukan serta atmosfer masa lalu yang membawa kita kembali pada kenangan indah di usia remaja. Jika Anda tertarik untuk membaca buku “Dilan: Dia Adalah Dilanku Tahun 1990” karya Pidi Baiq dalam format ebook atau PDF secara online dan gratis, Anda dapat menemukannya di FilspektiF.

Leave a comment

Name *
Add a display name
Email *
Your email address will not be published