Bumi Yang Tak Dapat Dihuni

Please wait while flipbook is loading. For more related info, FAQs and issues please refer to DearFlip WordPress Flipbook Plugin Help documentation.

Judul: Bumi Yang Tak Dapat Dihuni
Penulis: David Wallace-Wells
Tahun Terbit: 19 Februari 2019
Genre: Non-fiksi, Sains, Lingkungan

Sinopsis

Perubahan iklim bukanlah sebuah peristiwa yang lambat, dan lebih jauh dari itu, bukanlah hal yang bisa diabaikan sama sekali. Jika Anda hanya memikirkan efek naiknya permukaan air laut sebagai satu-satunya masalah dari perubahan iklim, maka Anda hanya memahami sebagian kecil dari semua bencana potensial yang dapat ditimbulkannya. Generasi remaja saat ini berhadapan dengan kemungkinan terjadinya bencana yang tak terbayangkan sebelumnya.

Selama beberapa dekade terakhir, istilah “Anthropocene” telah menjadi populer, digunakan untuk mendefinisikan era geologis di mana campur tangan manusia telah memberikan dampak besar terhadap planet ini. Kita sebagai manusia akan mengalami perubahan besar dalam berbagai aspek kehidupan kita. Planet ini tidak lagi menawarkan harapan kemakmuran, melainkan menjadi mimpi buruk yang nyata.

Review

Pandangan bahwa perubahan iklim berlangsung lambat hanyalah suatu dongeng yang merusak, setara dengan orang-orang yang tidak percaya bahwa perubahan iklim terjadi sama sekali. Pandangan ini muncul bersamaan dengan sejumlah anggapan yang menyenangkan, seperti pandangan bahwa pemanasan global hanya berdampak pada wilayah Arktik saja dan hanya terlihat dari kejauhan. Namun, kenyataannya jauh lebih kompleks dan mengancam daripada itu. Perubahan iklim bukan sekadar masalah permukaan laut dan garis pantai, tetapi merupakan krisis global yang melibatkan seluruh kehidupan dan lingkungan di bumi. Ini adalah krisis manusia yang harus dihadapi, bukan krisis alam semata. Kita tidak bisa lagi menganggap diri kita sebagai penguasa alam, melainkan harus menyadari bahwa tindakan kita telah menyebabkan dampak besar pada ekosistem dan keberlangsungan hidup kita sendiri.

Dalam buku ini, David Wallace-Wells menggambarkan dengan lugas dan mengerikan bagaimana masa depan kita dapat terancam oleh perubahan iklim. Bab-bab dengan judul seperti “Panas Kematian,” “Kelaparan,” “Tenggelam,” dan “Kebakaran Hutan” menyoroti kemungkinan bencana yang bisa kita hadapi. Data dan statistik yang disajikan didukung oleh penelitian ilmiah yang kuat, sehingga memberikan kredibilitas yang tinggi pada narasi yang dibawakannya. Wallace-Wells secara tegas menyajikan fakta mengenai dampak pemanasan global dan perubahan iklim yang telah lama dikenal oleh banyak orang, terutama bagi mereka yang selama ini telah mengikuti perkembangan isu lingkungan.

Satu-satunya catatan kritis saya tentang buku ini adalah bahwa terkadang Wallace-Wells terkesan meremehkan peran tanggung jawab pribadi, upaya kolaboratif, dan pilihan individu dalam mengurangi dampak perubahan iklim. Beliau menyoroti peran negara-negara besar dan industri dalam krisis ini, namun kurang memberikan ruang bagi individu dalam membuat perubahan positif dalam hidup mereka. Saya percaya bahwa setiap individu memiliki peran penting dalam mengatasi masalah lingkungan ini, dan kita perlu meningkatkan kesadaran akan dampak positif yang bisa dihasilkan dari tindakan-tindakan kecil yang kita lakukan sehari-hari.

Secara keseluruhan, buku ini menawarkan gambaran yang mengerikan tentang potensi kepunahan yang akan kita hadapi jika tidak mengambil tindakan serius untuk menghadapi perubahan iklim. Sangat penting bagi kita untuk membaca dan memahami isu ini sekarang, dan buku ini merupakan bacaan yang relevan dan menggugah untuk generasi saat ini dan masa depan. Bukannya hiperbolik, buku ini memberikan pandangan realistis tentang tantangan besar yang harus dihadapi umat manusia dalam dekade mendatang. Saya sangat merekomendasikan buku ini kepada siapa saja yang ingin lebih memahami perubahan iklim dan dampaknya pada planet kita yang tercinta. Semoga buku ini menjadi panggilan aksi bagi kita semua untuk bertindak lebih bijaksana dan bertanggung jawab terhadap bumi yang kita huni ini.

Baca buku “Bumi Yang Tak Dapat Dihuni” online karya David Wallace-Wells dalam format eBook atau pdf, gratis beserta reviewnya hanya di FilspektiF. Dengan membaca buku ini, Anda akan mendapatkan wawasan yang lebih dalam tentang perubahan iklim dan betapa pentingnya peran kita dalam melindungi planet ini. Buku ini adalah sumber informasi yang sangat berharga dan harus dibaca oleh siapa saja yang peduli tentang masa depan Bumi dan generasi mendatang.

Leave a comment

Name *
Add a display name
Email *
Your email address will not be published