Bumi Cinta

Please wait while flipbook is loading. For more related info, FAQs and issues please refer to DearFlip WordPress Flipbook Plugin Help documentation.

Judul: Bumi Cinta
Penulis: Habiburrahman El-Shirazy
Tahun Terbit: 1 Januari 2010
Genre: Novel, Fiksi, Percintaan

Sinopsis

“Bumi Cinta” merupakan karya novel dari penulis Habiburrahman El-Shirazy yang menawarkan cerita islami yang segar dan menarik. Meskipun memiliki pola plot yang kadang terduga seperti karya-karya sebelumnya, penulis berhasil memberikan sentuhan unik pada cerita ini. Fokus utamanya adalah Ayyas, seorang mahasiswa Indonesia yang tengah mengejar gelar tesis di Moskow, Rusia. Ia harus berjuang untuk mempertahankan keimanan ketika godaan dari seorang wanita cantik asal Moskow menghampirinya.

Review

“Bumi Cinta” membawakan kisah Ayyas, seorang mahasiswa Indonesia yang tengah menggarap tesis di Moskow, Rusia. Cerita ini mempertemukan Ayyas dengan sejumlah tokoh di sekitarnya, termasuk Linor, seorang wanita Yahudi yang memiliki pandangan negatif terhadap Islam, Yelena, tetangga Ayyas yang atheis, Anastasia Palazzo, seorang profesor Kristen yang juga mengawasi tesis Ayyas, dan Devid, teman lama Ayyas yang telah meninggalkan agamanya di negeri asing.

“Bumi Cinta” berhasil mengangkat berbagai isu dan pesan dakwah, terutama seputar akidah dan tauhid. Melalui karakter Kang Abik, penulis menyajikan argumen ilmiah tentang keberadaan Tuhan dan kebenaran Islam dibandingkan dengan agama lain. Selain itu, novel ini juga memberikan wawasan sejarah tentang kekejaman masa Lenin dan Stalin, serta tragedi di Sabra dan Shatila dan kompleksitas konflik Zionis Israel.

Pengembangan karakter dalam novel ini cukup kuat, terutama ketiga wanita Rusia yang terlibat dalam kisah ini. Namun, beberapa pertanyaan muncul, khususnya mengenai Dr. Anastasia yang digambarkan sebagai sosok cerdas namun memiliki sikap acuh terhadap Islam, meskipun seharusnya sebagai seorang ahli dalam Sejarah Asia Selatan.

Namun, esensi dari kisah integritas iman Ayyas dalam menghadapi godaan wanita memberikan inspirasi bagi pembaca. Namun, ada sedikit ketidakpuasan mengenai akhir cerita yang terasa kurang menarik dan cukup tragis dengan kematian karakter Sofia.

Dalam hal bahasa, “Bumi Cinta” berhasil menarik perhatian pembaca, bahkan bagi mereka yang biasanya enggan membaca karya sastra Indonesia. Penggunaan latar belakang Moskow, Rusia, memberikan daya tarik tersendiri bagi para pembaca.

Meski begitu, sebagian pembaca mungkin merasa agak lelah dengan bagian akhir cerita yang terasa panjang. Pengembangan karakter wanita-wanita Rusia yang mendalam di beberapa bagian terasa kurang relevan dan dapat ditebak. Mungkin akan lebih baik jika cerita lebih terfokus pada inti perjalanan Ayyas.

Secara total, “Bumi Cinta” adalah novel yang berhasil menyampaikan pesan dakwah secara efektif, meskipun ada beberapa kelemahan dalam pengembangan karakter dan akhir cerita. Meskipun demikian, penulis berhasil memberikan sentuhan berbeda pada kisah islami dengan latar belakang yang menarik, serta mengajak pembaca untuk merenung tentang kekuatan tauhid dalam menghadapi berbagai tantangan hidup. Jika Anda tertarik, Anda dapat membaca buku “Bumi Cinta” karya Habiburrahman El-Shirazy dalam format ebook atau PDF secara online dan gratis, hanya di FilspektiF.

Leave a comment

Name *
Add a display name
Email *
Your email address will not be published