Ancika: Dia yang Bersamaku Tahun 1995

Please wait while flipbook is loading. For more related info, FAQs and issues please refer to DearFlip WordPress Flipbook Plugin Help documentation.

Judul: Ancika: Dia yang Bersamaku Tahun 1995
Penulis: Pidi Baiq
Tahun Terbit: Diterbitkan 1 Agustus 2021
Genre: Percintaan, Anak muda, Novel

Sinopsis

Setelah putus dengan Milea, Dilan menjalin persahabatan dengan Ancika Mehrunisa Rabu yang kemudian berkembang menjadi kisah cinta. Kisah Dilan dan Ancika kemudian ditulis ayah Pidi Baiq dalam novel berjudul Ancika: Dia yang Bersamaku pada tahun 1995. Sosok Ancika pun tak kalah menarik dengan Dilan. Dilan dan Ancika seolah diciptakan untuk saling melengkapi dan melengkapi. Apakah Ancika satu-satunya alasan Dilan tak bisa kembali bersama Milea?

Review

“Ancika: Dia yang Bersamaku Tahun 1995” karya Pidi Baiq adalah sebuah novel percintaan yang menjadi kelanjutan kisah yang sudah dikenal sebelumnya dalam seri Dilan. Dalam novel ini, Dilan yang sebelumnya dikenal karena hubungannya dengan Milea, kini menjalin persahabatan dengan Ancika Mehrunisa Rabu yang kemudian berkembang menjadi kisah cinta.

Pidi Baiq menceritakan kisah ini melalui sudut pandang Ancika, yang memberikan sentuhan yang berbeda dibandingkan dengan cerita sebelumnya yang lebih banyak diceritakan dari sudut pandang Dilan atau Milea. Ancika digambarkan sebagai sosok yang berbeda dengan Milea, memiliki karakteristik yang unik dan menarik.

Namun, meskipun Dilan dan Ancika memiliki chemistry yang kuat, perlu diakui bahwa karakter Ancika cukup berbeda dengan Milea, yang telah menjadi tokoh ikonik dalam seri ini. Hal ini membuat pengalaman membaca menjadi berbeda, dan beberapa pembaca mungkin merasa tertantang untuk menerima perubahan dalam dinamika hubungan antara karakter-karakter ini.

Salah satu kelebihan novel ini adalah kemampuan Pidi Baiq untuk mengeksplorasi karakter Ancika dengan lebih dalam. Ancika digambarkan sebagai sosok yang kuat, berani, berprinsip, dan memiliki pemikiran yang dewasa, meskipun usianya masih muda. Ini adalah faktor kunci yang membuat hubungannya dengan Dilan berhasil.

Selain itu, novel ini juga menyoroti hubungan antara Ancika dan ibunya, yang digambarkan sebagai sosok ibu mertua yang hebat. Hubungan ini memberikan dimensi tambahan pada karakter Ancika dan menambah kekayaan dalam cerita.

Namun, dalam beberapa bagian cerita, pengalaman membaca bisa terasa kurang dinamis dan kurang menarik. Terutama pada bagian awal ketika Ancika dan Dilan masih dalam tahap perkenalan, beberapa pembaca mungkin merasa cerita terasa agak membosankan.

Namun, buku ini memberikan momen-momen yang membuat hati hangat, terutama di akhir cerita. Meskipun karakter Dilan telah berubah seiring berjalannya waktu, buku ini tetap menghadirkan nuansa romantis yang khas dari seri ini.

Secara keseluruhan, “Ancika: Dia yang Bersamaku Tahun 1995” adalah lanjutan yang layak dalam seri Dilan. Meskipun perubahan karakter dan dinamika dalam cerita mungkin menantang bagi beberapa pembaca, buku ini tetap menawarkan kisah cinta yang hangat dan penuh emosi. Bagi yang tertarik, buku ini tersedia dalam format ebook atau PDF secara online dan gratis hanya di FilspektiF.

Leave a comment

Name *
Add a display name
Email *
Your email address will not be published